Mengatasi Masalah Handling Kawasaki ER6n

Jujur saja, dari awal beli motor Kawasaki ER6n hijau saya, si Kamakiri, memang saya agak cukup merasa handling motor ini agak aneh. Sukar dikendalikan dan agak melawan setangnya. Namun saya acuhkan saja, mungkin memang karakternya seperti itu kali ya, pikir saya. Namun setelah 2 tahun lebih saya memiliki motor ini, makin lama karakter mengemudi yang melawan ini cukup mengganggu bagi saya. Alhasil dari diskusi dengan sesama teman berkendara, dapat disimpulkan memang masalah utama handling dari Kawasaki ER6n yang diobral pada tahun 2014 an itu adalah ban depan yang sebenarnya tidak mumpuni.

bongkar sendiri modal standar paddock

bongkar sendiri modal standar paddock

Jadi untuk mengatasi hal ini, yang pertama dapat dicoba adalah mengganti ban depan. Kebetulan memang baru beli paddock depan, alhasil coba coba sendiri deh untuk mencopot velgnya. Kunci yang diperlukan dibilang cukup umum, namun ada beberapa kunci tambahan yang harus dibeli lagi tentunya

copot baut L di shock sebelah kanan

copot baut L di shock sebelah kanan

langkah pertama sebelum di standar paddock, kita harus mencopot baut dengan kunci L yang sesuai untuk mengendorkan kuncian as roda.

copot as roda dengan kunci khusus

copot as roda dengan kunci khusus

Untuk as roda kita harus beli lagi kunci L dengan mata sebesar baut 14, dalam kasus saya kebetulan modelnya kunci shock 14 dengan mata kunci seukuran kepala baut 14 namun solid. Dulu saya beli seharga 35rb an di bukalapak.com sih

kaliper wajib dilepas

kaliper wajib dilepas

Selanjutnya kita harus copot kaliper dengan kunci baut 12, baru deh as roda dan roda dapat dicopot dengan mudah tanpa kendala. Selanjutnya velg nya tinggal dibawa ke tukang ban untuk diganti. Kebetulan ban pilihan saya kali ini adalah bridgestone S21 dari rekomendasi teman saya Ferdata. Sebenarnya kalau mau yang lebih terjangkau bisa juga pakai ban lokal sih yg compound nya soft kali ya.

ban ready

ban ready

Untuk profile ban Bridgestone S21 ini lebih tirus dibanding ban bawaannya Dunlop Sportmax yang agak melebar. Okay tinggal kita pasang lagi ke motornya dengan langkah yang sama seperti tadi.

pasang lagi as nya

pasang lagi as nya

Jangan lupa pemasangannya dengan pengencangan baut yang pas ya

pasang lagi kalipernya

pasang lagi kalipernya

ban baru terpasang mantab

ban baru terpasang mantab

Oke setelah dipasang, tinggal dites dijalan untuk handlingnya makin lincah atau tidak. Hasil nya tentunya berbeda beda tergantung dari ban yang dipilih ya. Jika setelah ganti ban masih handling tidak enak, mungkin harus dicek untuk laher rodanya bisa jadi sudah aus. Sekian dulu

Ganti Velg Mio M3 Biar Makin Gambot

Karena nungguin Yamaha Aerox yang sudah kelamaan launchingnya, akhirnya saya memutuskan untuk mengupgrade saja ban yamaha mio m3 saya yang memang kecil banget. Kenapa juga bannya didesain kecil banget ya. Untuk upgrade ban ini tentu saja harus diimbangi dengan penggantian velg. Maka dipilihlah velg chemco untuk menemani karet bundar nya.

velg chemco untuk mio m3

velg chemco untuk mio m3

Cukup dengan 850rb an belum termasuk ongkos kirim gojek via bukalapak, akhirnya saya tebus juga velg berwarna hitam ini. Ukuran velg depan 2.15 inch dan velg belakang 2.5 inch. Cukup lebar jauh dibanding standar bawaannya yang masih bermain di angka 1.6 inch

velg baru masih kinyis kinyis

velg baru masih kinyis kinyis

model palang Y

model palang Y

Velg belakang 2.5 inch lebar

Velg belakang 2.5 inch lebar

Untuk chemco ini model velgnya cabang Y, mirip kaya punya ninja fi. Selain velg diatas saya membeli juga kelengkapan lainnya, yaitu laher roda depan dan pentil ban model L, tahu sendiri kan kalo velg matic lebar tuh agak susah isi anginnya.

laher ori, spacer dan pentil angin L

laher ori, spacer dan pentil angin L

Untuk hal ini menghabiskan sekitar 50 rban untuk laher kiri kanan dan pentil seharga 15rb per pcs. Yuk langsung aja dipasang deh. Pemilihan ban depan menggunakan ukuran 90/80-14 dan ban belakang 100/80-14 hal ini merupakan hasil yang paling direkomendasikan untuk velg chemco ini.

pasang karet ban mizzle m66

pasang karet ban mizzle m66

Ban yang dipilih adalah mizzle m66 dengan harga 176rb, dan 155rb sudah merupakan harga diskon. Kenapa mizzle? Simple, suka aja kembangannya. Ban nya jadi terlihat bulet banget ya. Yuk ah tinggal dipasang deh ke si Mio M3.

Ban Belakang nya Gambot

Ban Belakang nya Gambot

Untuk pemasangan ban belakang tidak ada kendala serius, tinggal Plug and Play saja.

 jarak dengan box filter aman

jarak dengan box filter aman

Jarak dengan box filter masih cukup aman, masih tersisa 5-7mm

jarak dengan shock breaker aman

jarak dengan shock breaker aman

Jarak dengan shock breaker juga masih aman tidak saling bersentuhan. Mohon diabaikan foto motornya yg masih kotor ya.

harus coak spakbor sedikit

harus coak spakbor sedikit

Untuk ban depan agak sedikit trickky karena sudah pasti mentok dengan spakbornya. Alhasil harus dicoak deh bagian belakangnya dikit

penampilan dari depan

penampilan dari depan

Yowes selesai sudah. Tampilan si Mio M3 sekarang gak jadi cungkring lagi. Dan gak jadi upgrade ke Aerox 155 deh kalau beginimah. Walaupun demikian biaya modifikasi ini pastinya lebih mahal dibanding dengan langsung beli ke Mio Z lho, ya beda beberapa ratus ribu memang, karena walaupun selisih harganya 500rb an dibandin Mio M3 biasa, namun ban bawaan nya si Mio Z masih kalah besar dibanding ini. Sekian

Yamaha Retro Style XSR 900

Malem ini boleh lah ngayal dikit. Kalau saja untuk motor ber cc besar tidak dikenakan pajak barang mewah, kira kira hari ini motor yang pengen dibeli tipe apa ya? Sportbike, Nakedbike,Cruiser atau Retrobike? Mungkin sih malem ini saya lagi naksirnya sama Yamaha XSR 900. Belum dijual di Indonesia sih, dan kayanya gak bakal dijual disini kekekeke.

Yamaha XSR900

Yamaha XSR900

Modelnya classic bro, tapi menggunakan teknologi yang exist jaman sekarang. Ya tipu tipu retro gitu hehe. Menggunakan basis mesin yang sama dengan Yamaha MT-09 namun dengan beberapa perbaikan di setelan suspensinya, niscaya lebih enak dibandingkan dengan Yamaha MT-09.

dipakai boncengan nyaman kayanya

dipakai boncengan nyaman kayanya

Untuk desain sebenernya tergolong simple, dan gak neko neko. Jadul nya lumayan bisa dibilang jadul sih, dengan headlamp bulet kayanya sudah gak jamannya.

penampilan biasa biasa saja

penampilan biasa biasa saja

cuma memang dengan mesin bawaan yang menggunakan 3 silinder ini bakal jadi hal pembeda dengan model model retro lainnya, sebut saja Ducati Scrambler, ato merk merk lain yang memang retro look banget kaya Triumph ato Royal Enfield. Mungkin performa mesin 3 silinder yamaha bisa dibilang yang paling terjangkau harganya

tampilan buntut

tampilan buntut

Ya memang sih bisa dibilang juga agak maksa desainnya, tapi ya kalau saya pribadi lebih demen model ini dibanding abangnya, si Yamaha MT-09. Apalagi di 2017 version keluar versi special editionnya lho XSR900 Abarth

XSR900 Abarth

XSR900 Abarth

Modelnya lebih caferacer banget, dan series ini hasil kolaborasi yamaha dengan pabrikan mobil italy Abarth.ย 2017_yam_xs850ab_eu_bns4_det_001 2017-yamaha-xsr900-abarth-eu-nimbus-grey-detail-002

Sedep liatnya, tapi gak tau deh kalau disini dijual laku apa ngga. Orang yang standarnya aja uda mahal banget. Hahahahaha….ya mudah mudahan kesampaian nantinya ๐Ÿ˜€

Mini Drone Cheerson CX-10C

Mumpung masih libur, saatnya bermain :D. Kali ini mainannya drone biar kekinian hehe. Namun apa daya, drone beneran kan mahal banget harganya, tapi karena maunya yang punya kamera dan murah, akhirnya dibelilah drone Cheerson CX10C mini drone yang memiliki kamera. Katanya sih yang terkecil di dunia

kecil banget kan

kecil banget kan

Lebarnya kira kira hanya 4 cm dengan ketinggian 2.5 cm. Drone macam apa ini hahaha.

box nya kaya gini

box nya kaya gini

Nah kalau kalian beli dari online shop yang ada, kalian akan mendapatkan paket box dengan isinya yang minimalis juga.

kelengkapan

kelengkapan

Kelengkapan berupa remote, drone nya sendiri, kabel charging, 4 buah spare blades, dan juga buku manual yang langsung aja ilang seminggu setelah dimain mainkan. Semua ini bisa kalian dapatkan dengan harga IDR 235K – 300K tergantung seller nya siapa dan dimana.

kameranya super mini

kameranya super mini

Kamera yang ditawarkan super mini, hanya 0.3M pixel. Lumayan lah buat coba coba. Bisa buat foto dan bisa buat video juga lho

slot memory card

slot memory card

Memornya menggunakan memory microSD, up to 32GB. Nambah beban si drone nih, gapapa yang penting terbangnya stabil.

tombol on off

tombol on off

Tombol on off cukup kecil juga, buat kalian yang jarinya segede gaban bakal jadi Pe eR banget nih. Dibawah tombol on off ada juga soket untuk chargernya.

kabel charger

kabel charger

Kabel chargernya khusus, jadi jangan sampe ilang. Waktu pengecasan estimasi 10-15 menit dengan kapasitas battery yang bisa bertahan untuk terbang 3-4 menit.

battery di bagian bawah

battery di bagian bawah

Cepet amat terbangnya ya, maklum lah mini drone, mini battery, mini camera juga hehe. Untuk remote standar 4 channel dengan beberapa tombol tambahan, terutama untuk mengaktifkan mode video dan foto

remote mini

remote mini

di bagian tengah ada lampu indikator juga lho untuk menginformasikan battery sudah low. Remote ini menggunakan battery AAA 2 buah. Cukup banget lah buat mini minian drone. Untuk performa drone ini max bisa terbang hingga 25m, namun gampang tertiup angin kenceng. Jadi harus sabar sabar mainnya, soalnya walau mini, skill yang dibutuhin gak mini juga. Sekian ๐Ÿ˜€

Review Garmin Vivosmart HR

Selamat malam, kali ini saya akan bercerita mengenai gadget baru pemberian bos saya dari kantor yang lama sebagai hadiah kenang kenangan ๐Ÿ˜€ yaitu Garmin Vivosmart HR. Garmin Vivosmart HR merupakan salah satu smartband ataupun fitness band unggulan dari Garmin, untuk membantu para penggunanya dapat selalu beraktivitas dengan terukur.

Garmin Vivosmart HR Box

Garmin Vivosmart HR Box

Garmin Vivosmart HR ini untuk box nya cukup simple, dan keren. Kelengkapannya hanya berupa smart band, dan charger saja, serta buku garansi dan buku manual. Untuk fitur fiturnya dapat dilihat di box sbb

fitur bawaannya

fitur bawaannya

Ada Heart Rate monitoring untuk melihat detak jantung kita, ada “move bar” function yang nyuruh nyuruh penggunanya buat bergerak gak static. Selain itu ada juga pengukur langkah kita sehari, sleep monitoring dll, banyak deh fungsinya.

step monitoring

step monitoring

Tampilan nya bisa dibilang simple, hanya ada 1 tombol dan layar bisa disentuh. ย Tali berbahan dari karet dan juga bagian modul tampilannya berbahan plastik.

tampilan awal jam

tampilan awal jam

Karena ini smartband jadi bisa juga sebagai pengganti jam tangan. Jadi gak perlu dobel dobel lagi pakai jam tangan, walaupun batterynya masih tetep lebih tahan lama jam tangan biasa sih.

hr sensor

hr sensor

Bagian belakangnya dilengkapi dengan sensor heart rate. Warnanya ijo terdiri dari 3 LED. Cara kerjanya sepertinya si sensor akan melihat gerakan denyut dari kulit yang disinari led ijo ijo ini. Keren juga ya. ย Oh ya bagian kanan itu ada 4 pin buat chargingnya, dan chargernya bentuknya khusus.

pin charger

pin charger

Chargernya bisa dicolok ke charger USB biasa kok. Kabel nya ini gak boleh hilang, karena mahal kalau mau beli partnya lagi, bisa 400rban bro. Mending beli xiaomi band 2 kalo segitu mah.

app

app

Selain itu, untuk pengguna handphone smart seperti iphone dan android untuk aplikasi garmin connect sudah tersedia untuk pairing dengan smartband ini. Jadi bisa disetel via aplikasi, dan bisa melihat detail detail kegiatan langsung dari handphone anda. Bahkan bisa disetup kalau ada sms atau notifikasi whatsapp supaya geter geter si smartband Garmin Vivosmart HR ini. Tapi jadi boros batre sih. Sekian dulu ๐Ÿ˜€ skali lagi thx ya bos

Nungguin Harga Yamaha Aerox 155 >.<

Jadi ceritanya harusnya saya berkunjung ke IMOS 2016 tahun ini, yang sebenernya hari ini adalah hari terakhirnya. Tapi apa daya karena kondisi sedang takut keracunan, jadi mau gak mau gak pergi kesana deh. Ya maklum lah kalau uda naksir bisa sampe kebawa mimpi cuy. Yang menarik perhatian saya secara pribadi adalah meluncurnya satu variant motor matic terbaru dari Yamaha, yaitu Yamaha Aerox 155.

yamaha aerox 155 vva R

yamaha aerox 155 vva R

“Tumben om demen metic?” yaaa gimana yaa…. jujur saja memang di umur yang uda mau masuk kepala 3 ini agak sudah cape bermacet macetan setiap hari di jalanan Jakarta. Saat menggunakan matic Yamaha Mio M3 rupanya lumayan juga kalau pake matic, gak terlalu lelah saat melibas kemacetan, tapi ya larinya gak ada sih hehehe.

yellow nya manteb

yellow nya manteb

“Trus kenapa bisa demen Aerox 155?” jujur saja, memang sih Yamaha Aerox ini merupakan alternatif pilihan banget buat orang yang gak gitu demen model matic gambot gambot kaya NMAX, namun pengen cari motor yang cc nya agak gak kecil kecil banget, dengan harapan larinya masih oke buat libas jalanan. Honda sendiri punya produk Vario 150, namun saya rasa sih agak kemahalan dengan harga yang ditawarkan, kalau gak salah sudah 21 jutaan, padahal fitur yang ditawarin gitu gitu aja gak ada yang baru…jadi jujur sih saya gak tertarik dengan motor yang 150cc merk honda itu, ini opini pribadi ya.

ban gambot

ban gambot

si Aerox 155 ini sebenernya basis mesinnya sama seperti NMAX 155, namun dengan sedikit perubahan disana sini terutama modelnya, sehingga terlihat lebih sporty namun bukan kelas premium. Ya masih seperti kelas kelas matic umumnya lah. Dengan mesin seperti ini harusnya performanya ok, apalagi bobotnya lebih ringan dibanding NMAX ya. Ban nya saat ini sudah dibuat besar, dan tubeless, jadi buat kalangan yang suka model ban bulet bulet sexy seperti saya uda pas banget tuh gak perlu modif modif lagi. Kalo ganti ban gede kan lumayan juga perlu beli velg ini itu, tau sendiri kan Mio M3 125 bannya kecil banget ๐Ÿ˜›

spidometer jumbo

spidometer jumbo

Selain ban nya yang jumbo, rupanya spidometernya juga jumbo cuy. Hahaha demen aja liatnya…

tampak samping

tampak samping

Walaupun demikian, ini motor gak bisa naro galon aer di tengah tengah… sayang sekali ya… hahahaha itu juga yang jadi pertanyaan sih, kalau saya ganti Mio M3 nya dengan Aerox 155 susa beli aqua galon di Indomaret dong ya…tapi ya memang cukup menggoda sih ni motor. Tinggal kita tunggu saja harganya berapa. Mudah mudahan strategi pricingnya yamaha meletakan motor ini head to head dengan vario 150, atau bahkan lebih murah. Kalau diletakan posisinya sama dengan NMAX sih siapa juga yang mau beli.

Review Touro Mobile External Hardisk 1TB

Hello everyone. Last week, i decided to buy an external hardisk to help me copy my data from office computer to my private laptop at home. So i start to search best valuable external storage from local online shop market, http://www.bukalapak.com, and i found TOURO Mobile 1TB with very very cheap price. It’s only IDR 630k. Compared to other brands with same capacity, it is cheaper IDR 150k-200k. Not bad huh :P. Let’s take a look

touro mobile 1 TB

touro mobile 1 TB

inside the package

inside the package

Okay, I got 1 external hard disk, 1 usb 3.0 cable, and two confirmation letters. Hard disk case made from plastic material, with black color. Not bad la, since it’s the cheapest in the market. By the way, Touro is product from HGST, Hitachi Group Storage Tech, supported by Western Digital, so i hope it will have good endurance. ย PS: They give me 3TB Cloud Storage too, i will talk about it later ๐Ÿ˜€