Mini Drone Cheerson CX-10C

Mumpung masih libur, saatnya bermain😀. Kali ini mainannya drone biar kekinian hehe. Namun apa daya, drone beneran kan mahal banget harganya, tapi karena maunya yang punya kamera dan murah, akhirnya dibelilah drone Cheerson CX10C mini drone yang memiliki kamera. Katanya sih yang terkecil di dunia

kecil banget kan

kecil banget kan

Lebarnya kira kira hanya 4 cm dengan ketinggian 2.5 cm. Drone macam apa ini hahaha.

box nya kaya gini

box nya kaya gini

Nah kalau kalian beli dari online shop yang ada, kalian akan mendapatkan paket box dengan isinya yang minimalis juga.

kelengkapan

kelengkapan

Kelengkapan berupa remote, drone nya sendiri, kabel charging, 4 buah spare blades, dan juga buku manual yang langsung aja ilang seminggu setelah dimain mainkan. Semua ini bisa kalian dapatkan dengan harga IDR 235K – 300K tergantung seller nya siapa dan dimana.

kameranya super mini

kameranya super mini

Kamera yang ditawarkan super mini, hanya 0.3M pixel. Lumayan lah buat coba coba. Bisa buat foto dan bisa buat video juga lho

slot memory card

slot memory card

Memornya menggunakan memory microSD, up to 32GB. Nambah beban si drone nih, gapapa yang penting terbangnya stabil.

tombol on off

tombol on off

Tombol on off cukup kecil juga, buat kalian yang jarinya segede gaban bakal jadi Pe eR banget nih. Dibawah tombol on off ada juga soket untuk chargernya.

kabel charger

kabel charger

Kabel chargernya khusus, jadi jangan sampe ilang. Waktu pengecasan estimasi 10-15 menit dengan kapasitas battery yang bisa bertahan untuk terbang 3-4 menit.

battery di bagian bawah

battery di bagian bawah

Cepet amat terbangnya ya, maklum lah mini drone, mini battery, mini camera juga hehe. Untuk remote standar 4 channel dengan beberapa tombol tambahan, terutama untuk mengaktifkan mode video dan foto

remote mini

remote mini

di bagian tengah ada lampu indikator juga lho untuk menginformasikan battery sudah low. Remote ini menggunakan battery AAA 2 buah. Cukup banget lah buat mini minian drone. Untuk performa drone ini max bisa terbang hingga 25m, namun gampang tertiup angin kenceng. Jadi harus sabar sabar mainnya, soalnya walau mini, skill yang dibutuhin gak mini juga. Sekian😀

Review Garmin Vivosmart HR

Selamat malam, kali ini saya akan bercerita mengenai gadget baru pemberian bos saya dari kantor yang lama sebagai hadiah kenang kenangan😀 yaitu Garmin Vivosmart HR. Garmin Vivosmart HR merupakan salah satu smartband ataupun fitness band unggulan dari Garmin, untuk membantu para penggunanya dapat selalu beraktivitas dengan terukur.

Garmin Vivosmart HR Box

Garmin Vivosmart HR Box

Garmin Vivosmart HR ini untuk box nya cukup simple, dan keren. Kelengkapannya hanya berupa smart band, dan charger saja, serta buku garansi dan buku manual. Untuk fitur fiturnya dapat dilihat di box sbb

fitur bawaannya

fitur bawaannya

Ada Heart Rate monitoring untuk melihat detak jantung kita, ada “move bar” function yang nyuruh nyuruh penggunanya buat bergerak gak static. Selain itu ada juga pengukur langkah kita sehari, sleep monitoring dll, banyak deh fungsinya.

step monitoring

step monitoring

Tampilan nya bisa dibilang simple, hanya ada 1 tombol dan layar bisa disentuh.  Tali berbahan dari karet dan juga bagian modul tampilannya berbahan plastik.

tampilan awal jam

tampilan awal jam

Karena ini smartband jadi bisa juga sebagai pengganti jam tangan. Jadi gak perlu dobel dobel lagi pakai jam tangan, walaupun batterynya masih tetep lebih tahan lama jam tangan biasa sih.

hr sensor

hr sensor

Bagian belakangnya dilengkapi dengan sensor heart rate. Warnanya ijo terdiri dari 3 LED. Cara kerjanya sepertinya si sensor akan melihat gerakan denyut dari kulit yang disinari led ijo ijo ini. Keren juga ya.  Oh ya bagian kanan itu ada 4 pin buat chargingnya, dan chargernya bentuknya khusus.

pin charger

pin charger

Chargernya bisa dicolok ke charger USB biasa kok. Kabel nya ini gak boleh hilang, karena mahal kalau mau beli partnya lagi, bisa 400rban bro. Mending beli xiaomi band 2 kalo segitu mah.

app

app

Selain itu, untuk pengguna handphone smart seperti iphone dan android untuk aplikasi garmin connect sudah tersedia untuk pairing dengan smartband ini. Jadi bisa disetel via aplikasi, dan bisa melihat detail detail kegiatan langsung dari handphone anda. Bahkan bisa disetup kalau ada sms atau notifikasi whatsapp supaya geter geter si smartband Garmin Vivosmart HR ini. Tapi jadi boros batre sih. Sekian dulu😀 skali lagi thx ya bos

Nungguin Harga Yamaha Aerox 155 >.<

Jadi ceritanya harusnya saya berkunjung ke IMOS 2016 tahun ini, yang sebenernya hari ini adalah hari terakhirnya. Tapi apa daya karena kondisi sedang takut keracunan, jadi mau gak mau gak pergi kesana deh. Ya maklum lah kalau uda naksir bisa sampe kebawa mimpi cuy. Yang menarik perhatian saya secara pribadi adalah meluncurnya satu variant motor matic terbaru dari Yamaha, yaitu Yamaha Aerox 155.

yamaha aerox 155 vva R

yamaha aerox 155 vva R

“Tumben om demen metic?” yaaa gimana yaa…. jujur saja memang di umur yang uda mau masuk kepala 3 ini agak sudah cape bermacet macetan setiap hari di jalanan Jakarta. Saat menggunakan matic Yamaha Mio M3 rupanya lumayan juga kalau pake matic, gak terlalu lelah saat melibas kemacetan, tapi ya larinya gak ada sih hehehe.

yellow nya manteb

yellow nya manteb

“Trus kenapa bisa demen Aerox 155?” jujur saja, memang sih Yamaha Aerox ini merupakan alternatif pilihan banget buat orang yang gak gitu demen model matic gambot gambot kaya NMAX, namun pengen cari motor yang cc nya agak gak kecil kecil banget, dengan harapan larinya masih oke buat libas jalanan. Honda sendiri punya produk Vario 150, namun saya rasa sih agak kemahalan dengan harga yang ditawarkan, kalau gak salah sudah 21 jutaan, padahal fitur yang ditawarin gitu gitu aja gak ada yang baru…jadi jujur sih saya gak tertarik dengan motor yang 150cc merk honda itu, ini opini pribadi ya.

ban gambot

ban gambot

si Aerox 155 ini sebenernya basis mesinnya sama seperti NMAX 155, namun dengan sedikit perubahan disana sini terutama modelnya, sehingga terlihat lebih sporty namun bukan kelas premium. Ya masih seperti kelas kelas matic umumnya lah. Dengan mesin seperti ini harusnya performanya ok, apalagi bobotnya lebih ringan dibanding NMAX ya. Ban nya saat ini sudah dibuat besar, dan tubeless, jadi buat kalangan yang suka model ban bulet bulet sexy seperti saya uda pas banget tuh gak perlu modif modif lagi. Kalo ganti ban gede kan lumayan juga perlu beli velg ini itu, tau sendiri kan Mio M3 125 bannya kecil banget😛

spidometer jumbo

spidometer jumbo

Selain ban nya yang jumbo, rupanya spidometernya juga jumbo cuy. Hahaha demen aja liatnya…

tampak samping

tampak samping

Walaupun demikian, ini motor gak bisa naro galon aer di tengah tengah… sayang sekali ya… hahahaha itu juga yang jadi pertanyaan sih, kalau saya ganti Mio M3 nya dengan Aerox 155 susa beli aqua galon di Indomaret dong ya…tapi ya memang cukup menggoda sih ni motor. Tinggal kita tunggu saja harganya berapa. Mudah mudahan strategi pricingnya yamaha meletakan motor ini head to head dengan vario 150, atau bahkan lebih murah. Kalau diletakan posisinya sama dengan NMAX sih siapa juga yang mau beli.

Review Touro Mobile External Hardisk 1TB

Hello everyone. Last week, i decided to buy an external hardisk to help me copy my data from office computer to my private laptop at home. So i start to search best valuable external storage from local online shop market, http://www.bukalapak.com, and i found TOURO Mobile 1TB with very very cheap price. It’s only IDR 630k. Compared to other brands with same capacity, it is cheaper IDR 150k-200k. Not bad huh😛. Let’s take a look

touro mobile 1 TB

touro mobile 1 TB

inside the package

inside the package

Okay, I got 1 external hard disk, 1 usb 3.0 cable, and two confirmation letters. Hard disk case made from plastic material, with black color. Not bad la, since it’s the cheapest in the market. By the way, Touro is product from HGST, Hitachi Group Storage Tech, supported by Western Digital, so i hope it will have good endurance.  PS: They give me 3TB Cloud Storage too, i will talk about it later😀

 

Clone ORACLE Database Using HP 3PAR Virtual Copy

Good morning everyone. Today i want to share about cloning ORACLE Database using SAN Storage utility. In database concept, storage are the end location of data. So, technically we can clone one database to the others database by copying the storage. This is current my environment spesification:  Oracle Database 11gR1 with ASM running on AIX Server, HP 3PAR Storage.

Step 1: Create Virtual Copy Set from 3PAR

The important thing before we create virtual copy from HP 3PAR system are we need shutdown the source database and asm instance to ensure there in no unexpected block movement from the source. So please shutdown your database and asm instance using sqlplus😛

shutdown-database

shutdown database

after that, please open HP 3PAR console management. Go to Provisioning open Virtual Volume Sets and right click until the popup shown and choose “Create Virtual Copy”

create virtual copy set

create virtual copy set

and then you can choose some detail option for your virtual copy process.

set up your virtual copy

set up your virtual copy

You can schedule it, or running at that time for virtual copy process. You can setup name for your virtual copy. For database cloning, please choose Read/Write options and click OK and wait for a moment.

your virtual copy on unexported location

your virtual copy in unexported location

you can find your virtual copy disk in “Unexported” location after the storage finish the process. If you dont have Virtual Volume Sets, you can create the virtual copy manually, one by one in “Virtual Volumes” list.

Step 2: Assign Virtual Copy Volume to TheTarget Environment

in this step, you just need to assign the virtual copy disk to the target environment using 3PAR management console. So, we need export that disk to the target server first.

export the disk

export the disk

Block all the new virtual copy disk, right click on them and then choose “Export…” option. After that you can choose where target system to be.

welcome dialouge

welcome dialouge

Click Next

choose the target server

choose the target server

then choose your target server

summary page

summary page

Please check the summary page before completing this step and click “Finish” button.

Step 3: Setup The Disk to be Identify by ASM Instance

My target server are AIX server. So my target server need to be recognize the new additional disk. I use “cfgmgr” tools and run it as root account.

run "cfgmgr" to recognize additional disk

run “cfgmgr” to recognize additional disk

next, you need to configure the new disk name same as the source server. You can check it from source ASM instance using script “select path from v$asm_disk;” on your sqlplus.

checking source configuration asm disk path

checking source configuration asm disk path

After that you can create filesystem node using “mknod” script with same configuration between source and target

mknod for asm disk

mknod for asm disk

after mknod process complete, don’t forget to change owner and change permission the disk to asm disk owner and asm disk permission using “chown” and  “chmod 660“. After that you can turn on your asm instance

turn on your target asm

turn on your target asm

Step 4: Configure your Target Database

This is very simple step, you just need to copy your source database pfile or spfile to the target database. You can find your pfile on $ORACLE_HOME/dbs/ folder, which the name similar with “init<SID>.ora” prhase. if you using spfile, you can generate your own pfile copy from spfile using “create pfile=’/home/oracle/initDB.ora’ from spfile;‘ on your sqlplus

create pfile from spfile

create pfile from spfile

copy that file to $ORACLE_HOME/dbs folder on target server. And you can start your target database.

start your target database

start your target database

Don’t forget to disable archivelog mode because the archive log will consume your virtual copy space rapidly. Thanks

Review Lampu LED RTD 3 Sisi di Mio M3

Selamat malam. Setelah 1 tahunan akhirnya lampu LED saya bermasalah dan harus diganti. Kebetulan saat baca baca blog yang dulu saya pernah post, dulu ada pembaca yang memberi tahu tipe lampu terbaru dari LED RTD yang disinyalir lebih terang dari led 6 sisi yang pernah saya post itu disini.

Led RTD 3 sisi M 02G tipe terbaru

Led RTD 3 sisi M 02G tipe terbaru

Langsung saja saya beli seharga 185rb rupiah di bukalapak.com. Memang sekilas watt yang dibutuhkan lebih besar. Asumsinya memang lebih terang.

perbandingan tipe led

perbandingan tipe led

Perbandingan fisik sih terlihat jelas bahwa lampu yang 3 sisi ini lebih slim, terdapat 2 buah led di satu sisi permukaannya, yang kotak dan yang bulat. Yang bulat itu warnanya merah saat menyala. Kenapa musti merah? Biar meriah kali ya

perbandingan fan

perbandingan fan

Untuk fan lampu di seri yang terbaru (led 3 sisi) lebih rapih dan tertutup. Sebelumnya (led 6 sisi) berbahan logam untuk casing fan nya, kalau yang baru sih full plastik.  Untuk pemasangan tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya (led 6 sisi), tinggal disesuaikan kabelnya, lalu diganti terminalnya ke kabel lampu yang baru. Kali ini saya foto jadi biar lebih jelas..socket-lampu terminal-lampu

Jangan lupa sambungan dibikin patent, untuk hal ini saya solder bagian kabel dengan terminal agar sambungannya kuat. Hal ini untuk mencegah kabel putus nyambung juga dengan terminal sih.

setelan lampu juga masih ada

setelan lampu juga masih ada

Oh ya, setelan lampu juga masih ada lho. Tapi untuk Mio M3 gak perlu disetel setel lagi, karena cahaya sudah fokus dengan setelan standardnya. Tinggal dipasang deh.tinggal-pasang dilihat-dari-depan

Tinggal ceplok saja ke rumah lampu. Kali ini per penahannya pun juga bisa terpasang. Untuk driver lednya karena lebih panjang dibanding sebelumnya, akhirnya saya lem saja menggunakan lem tembak biar paten

dilem tembak

dilem tembak

hasilnya seperti ini nih

tinggal dirakit aja

tinggal dirakit aja

Maklumin ya agak berantakan hehe. Setelah dirakit dan dites, terangnya memang lebih terang dibanding lampu led RTD 6 sisi. Gak nyesel deh masangnyawhatsapp-image-2016-08-13-at-7-23-34-pm whatsapp-image-2016-08-13-at-7-23-22-pm

sekian dulu ah

DIY: MODIF EXTERNAL MIC SJCAM SJ5000 WIFI – PART 2

Oke, hari ini kita bahas lanjutan artikel sebelumnnya ya. Setelah semuanya terlepas, ada 2 hal yang kita musti perhatikan untuk memasang external mic pada SJCAM ini. Yang pertama adalah jack untuk external mic & internal mic. Yang kedua adalah lokasi lubang untuk jack external mic ini. Bahan bahan yang saya gunakan adalah dari bekas head set handphone yang murah murah.

pilihan socket jack untuk mic

pilihan socket jack untuk mic

Sebenarnya kalau tidak punya bekas headset handphone sih bisa menggunakan socket jack 3.5mm biasa, namun pastikan ukurannya kecil ya

ukurannya yang kecil karena spacenya sedikit

ukurannya yang kecil karena spacenya sedikit

IMG_5195

Nah selanjutnya adalah mencari posisi lubang yang ideal. Setelah yakin posisinya, tinggal ditandai dan dilubangi menggunakan solder

lubangi body untuk mic

lubangi body untuk mic

jangan lupa untuk melepaskan semua elektronik yang ada sebelum melubangi body ya. Sudah selesai melubangi, tinggal mencopot bagian mic pada mainboard sjcam sj5000 lalu meninstall socket mic & mic bawaan dari copotan headset handphone tadi.

pasang ya

pasang ya

jangan lupa kabel yang dipasang mohon pastikan yang kecil sekecil kecilnya, dikarenakan  space yang tidak banyak. Kali ini saya menggunakan kabel bekas kabel jaringan haha.. Nextnya tinggal dirakit deh ke lubang socket mic yang tadi kita buat

soket mic dipasang di dudukan mic

soket mic dipasang di dudukan mic

Rakit kembali pasang dudukan baterai.

dudukan baterai dipasang

dudukan baterai dipasang

agar kuat perlu ditambahkan dengan gluegun diselah antara socket dan dudukan baterai. Karena si socket akan terkena gaya dorong dan tarik dari jack mic nantinya. Biar gak gampang copot.

tambahkan glue gun

tambahkan glue gun

IMG_5207

tunggu kering dan tinggal rakit lagi deh…untungnya socket tambahan ini tidak terlalu menonjol keluar, jadi casing underwaternya masih bisa dipakai. Oke lah sekian dulu

casing underwater masih bisa

casing underwater masih bisa