Touring Perdana Ocha : Ride to Jogja – Maret 2013

Akhirnya kesampaian untuk melakukan perjalanan jauh dengan si ‘Ocha’ (nama ninja 250 fi saya). Kalau dihitung hitung ya untuk menambah skill, sekaligus lebih mengenali karakter motor ini lebih jauh. Kebetulan ada hari kejepit nasional yaitu tanggal 11 Maret 2013. Boleh lah diambil cuti untuk riding ke Jogja bersama rekan-rekan di CCI (CBR Club Indonesia). Berangkat pada tanggal 8 Maret 2013 dengan meeting point KFC kalimalang-pangkalan jati pukul 22.00.

Seminggu sebelum keberangkatan sangat disarankan untuk melakukan persiapan, service rutin. Cek pengereman segala macem. Kebetulan juga ada service gratis yang diprovide oleh bengkel WMC. Maka dari itu saya tidak melakukan service.. lho.. karena ya terakhir service masih beberapa minggu lalu..kampas rem masih tebel..paling ganti knalpot ke knalpot standar hehehe. Sebenarnya ini sangat penting dilakukan sih. Bro-sis sekalian yang mau melakukn perjalanan touring jarak jauh-dekat sebaiknya mengecek kondisi kendaraan agar tidak terjadi trouble saat melakukan perjalanan. Kalau trouble dijalan ujung ujungnya waktu perjalanan molor bro, lebih parah terjadi sesuatu yang tidak terduga dll #amit2. Dan yang paling penting adalah menjaga kondisi tubuh. Biasakan olah raga agar stamina terus terjaga.

Saat hari H datang, ternyata oh ternyata ada 2 personil yang ngaret SWT. Dari 17 motor yang mendaftar 2 diantaranya telat dateng. Plis deh bro jgn ditiru yang satu ini. Alhasil berangkat diundur hingga pukul 11.30. Semua pada manyun. Ya sudah daripada marah-marah lebih baik mulai gas. Rute perjalanan yang diambil adalah melalui jalur utara. Jakarta-Cikampek-Cirebon-Purwokerto-Jogja.

Dalam perjalanan menuju Cikampek terjadi sedikit problem pada rombongan. Road Captain (pimpinan rombongan, motor paling depan, om Oki #CCI 13) mengalami kecelakaan. Hal ini disebabkan adanya truck yang membawa ban vulkanisir yang tiba tiba muatanya mental keluar truk mengenai sang Road Captain. Ya namanya musibah, yang penting beliau tidak terluka parah, hanya lecet-lecet. Tapi motornya mengalami kerusakan bagian fairing, dan kabel gas sempet kejepit, jadi susah balik lagi setelah digas. Mau ga mau harus bongkar di jalan, setidaknya agar kuda besi sang Road Captain bisa berjalan lagi. Kebersamaan peserta touring mulai diuji. Namun atas kekompakan bersama sang Road Captain berhasil riding kembali walau dengan mencopot body fairing.

Sesampainya di Cikampek, dilakukan istirahat sebentar, sembari isi bensin dan memperbaiki kuda besi sang Road Captain.

Ngaso dulu di Cikampek
Ngaso dulu di Cikampek
Kerubutan benerin body kuda besi sang Road Captain
Kerubutan benerin body kuda besi sang Road Captain

Bermodal lem korea yang 5 ribuan yang dibawa sesepuh CCI om ipunk, akhirnya body yang terlepas berhasil dipasang kembali ke kuda besi sang Road Captain. Yo gas lagi! Kita ke Cirebon!

Kira kira pukul 7 pagi akhirnya kita sampai di Cirebon. Langsung saja disambut oleh CCI region Cirebon di tempat makan khas Cirebon yaitu Nasi Jamblang Mang Dul

Nasi Jamblang Mas Dul
Nasi Jamblang Mang Dul
Ngaso dulu Gan
Ngaso dulu Gan

Sehabis makan kita gas lagi ke Bumiayu, istirahat sebentar, trus lanjut ke Purwokerto. Sesampainya di Purwokerto pukul 1 siang. Lapar cuy… ya makan soto di Purwokerto, isinya ayam kampung. Agak lupa namanya apa sayang tidak sempat difoto. Sayang sempat delay 4 jam di Purwokerto disebabkan ada motor lain yang trouble. Ada yang rantainya terlalu kendor sehingga harus memotong mata rantai, dan ada pula rem belakang yang macet. Inilah pentingnya service sebelum berangkat touring bro-sis, hal hal seperti ini bisa meminimalisir waktu tempuh perjalanan ke tempat tujuan. Namun sayang pas mau melanjutkan perjalanan hujan turun. Mau tak mau rider sejati harus berani melabas hujan. Ya pakai jas hujan dong 😛

Hujan hujan tetep gas pol
Hujan hujan tetep gas pol

Perjalanan dilanjutkan hingga Jogjakarta, karena sudah terlalu sore. Kira-kira pukul 5 kita berangkat dari purwokerto. Akhirnya tiba sampai Jogja pukul 10 malam. Lanjut lagi ke kaliurang dimana tempat kita menginap. Lapar, letih, haus, ngantuk semua menyampur menjadi satu. Oleh sebab itu ketahanan fisik sungguh amat diuji disini. Ya saatnya beristirahat. Hingga esok paginya bangun pagi-pagi seger rasanya. Pagi-pagi ya cuci motor dulu….

Motornya dicuci dulu gan
Motornya dicuci dulu gan

Saya tidak akan membahas mengenai acara internal CCI nya ditulisan ini. Namun acara jalan-jalan setelah dari Kaliurang ya kita main ke Merapi. Sewa motor trail bro-sis.. Cukup dengan 50rb 1 jam. Bisa bebas ngegas sepuasnya. Disini lah kerasa benar benar kalau slogan “Ga ada lo ga rame” itu bener bener terbukti. Makin rame makin asik.

Rame-rame trail di Merapi
Rame-rame trail di Merapi

Gak kerasa hari Senin ya harus kembali ke Jakarta. Semua acara telah selesai dilakukan. Kurang lebih ya perjalanan cukup menyenangkan lah dalam perjalanan pulang. Namun semua dapet bonus plus-plus dari perjalanan ini ya itu velg speleng gara-gara jalanan bolong. Bahkah velg ‘Ocha’ pun tidak luput dari bonus plus-plus ini… plus manyun maksudnya.

Oh ya untuk konsumsi bensin Ninja 250 saat touring cukup bervariasi. Apabila karakternya jalan mulus eco riding terus bukan stop n go bisa mencapai 30km untuk 1 liter pertamax. Kalau Stop n Go (jalanan tanjakan dan salip salipan) tetep aja 1 liter untuk 25 km. Untuk perjalanan bolak balik menempuh 1236km menghabiskan biaya bensin 400rb untuk bensinnya. Cukup irit lah untuk sekelas 2 silinder 250cc. Yo lanjut besok ya karena bonus plus-plus si ‘Ocha’ harus diberesin dulu 😛

Advertisements

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s