Kerjaannya Database Administrator

Lulusan Faklutas Ilmu Komputer jaman sekarang, pastinya ingin juga kerjaannya sesuai dengan bidang yang mereka geluti. Ada banyak macam pekerjaan dibidang IT terutama dibagian yang memerlukan kemampuan teknikal ya. Ada Web Administrator, Web Designer, Programmer, Network Administrator, System Administrator, System Analys, Database Administrator, Deskstop Support dan banyak lagi. Ya memang untuk pekerjaan seperti yang disebutkan diatas, minimal musti punya pengetahuan yang cukup secara teknikal mengenai perkomputeran. Minimal bisa coding, linux, query, atau pun bongkar komputer. Tiap hari kerjaannya kalau tidak pijit keyboard ya towel towel komputer deh. Namun jangan khawatir untuk teman teman yang lebih suka berinteraksi dengan orang banyak juga pekerjaan IT yang membutuhkan kemampuan bernegosiasi dengan orang ya itu ya bagian penjualan produk produk IT. Tapi jangan salah, walau pun istilahnya menjual produk, tapi harus paham benar dengan produk tersebut. Singkat kata saya membagikan pengalaman saya dimana setelah habis lulus mencoba sebagai programmer tidak cocok, lalu kecemplung dibagian Database Administrator.

Database Ilustrasi

Database Ilustrasi

Apa sih Database itu? Singkatnya database itu adalah kumpulan data yang terorganisir. Jaman dulu data disimpan dalam bentuk fisik (kertas, buku, dan sebagainya). Namun semenjak era komputerisasi berkembang maka data data tersebut disimpan dalam bentuk virtual. Di komputer, kadang disebut juga server. Tapi data data tersebut tidak semerta merta diinput ke komputer langsung. Ada software yang mensupport untuk mengelola data tersebut (input data, perubahan data, dan pendeklarasian data) biasa disebut dengan Database Management System.

Ada berbagai macam software Database Management System, Microsoft SQL Server, Oracle, Mysql, DB2, Postgre, dan masih banyak lagi. Semuanya memiliki karakteristik masing masing. Namun dibalik itu semua ada orang yang disebut Database Administrator (disingkat DBA) yang memiliki tugas tugas khusus dalam mengurusi database yang ada.

Database Administrator – Seandainya kaya begini

Jadi sebenarnya task list yang harus dilakukan seorang Database Administrator yaitu:

  1. Installasi dan patch database system management
  2. Monitoring service database berjalan lancar
  3. Backup dan restore database
  4. Manage security dan privilege user database
  5. Implement database desain
  6. Resource management pada sistem database (memory, proc)
  7. Tuning dan troubleshooting

ya setidaknya untuk jadi seorang Database Administrator yang paling penting adalah tidak boleh salah saat melakukan kontak dengan data production (data riil pada perusahaan). Dan pasti kalau ada masalah harus pantang pulang sebelum masalah selesai. Saat orang bekerja kita istirahat, saat orang istirahat kita bekerja. Ya tidak mudah menjadi seorang Database Administrator. Butuh modal pengetahuaan yang tinggi serta mau mencoba dan selalu bekerja keras dan pantang menyerah dalam menangani suatu masalah.. Sadish daah… Ya sekian dulu..  😀

Sering kali, sampai di rumah pun masih troubleshooting database kantor

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s