Review AGV K3 46

Lebaran yey Lebaraan! Minal Aidin wal-Faizin. Merayakan hari kemenangan, orang orang pada mudik. Jakarta sepi mulai dari H-2. Bosen di rumah eh diajakin ke jiester. Nemenin temen , si om Dicky, yang katanya mau beli helm AGV K3. Oalah ditunggu tunggu si om Dicky gak dateng, namun teman teman lain , Om Bam, Om Reza, Om Lindo, Om Budi dateng. Ya udah langsung gas deh ke Jiester, di jalan panjang.

Sampai sana mendadak kepincut lagi dengan AGV K3. Padahal ga niatan beli. Racun memang. Kebetulan memang ada model warna yang sudah lama saya naksir banget, Yup AGV K3 versi 46. Ga maen pikir panjang langsung ditebus saja itu helm.

AGV K3 46

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya saya memakai AGV K3. Ya memang ini versi termurahnya untuk series full face dari merk AGV yang beredar, kalau tidak salah. Kisaran harga jualnya untuk helm barudari 1,7jt-2,2jt tergantung seller dan tawar menawarnya, sedangkan untuk harga bekasnya bisa didapat di kisaran 1,3-1,5jt tergantung kondisi.Β Oke mari kita review penggunaan AGV K3 ini.

Petama-tama yang boleh dicek adalah rating tingkat keselamatan dari helm ini cukup memuaskan. Bintang 4

sharp rating bintang 4
sharp rating bintang 4

ya cukup baik memang. Fitur yang ditawarkan memang cukup untuk entry level range helmet. Busa yang empuk, tingkat kebisingan rendah, bahkan jauh lebih senyap dibanding KBC yang biasa saya gunakan. Saat digunakan untuk berlaju di kecepatan 140 kmpj pun tidak terlalu menggangu sekali. Namun memang harus saya akui, kebisingan disaat kecepatan tinggi umumnya disebabkan oleh angin yang masuk dari sisi bawah dagu. Mungkin busa penahan di bawah dagunya kurang panjang, karena memang helm ini karakternya agak oval.

AGV k3 bwh

Oh iya untuk yang mau beli seken, mohon diperhatikan, umumnya untuk keluaran tahun 2010-2011 kulit nya suka rontok untuk bagian bawah ini. Tipe tali pengikat helm pun ada berbagai macam, Double D, strap, dan tipe click yang seperti helm lokal (umumnya sudah ada embos SNI). Saya lebih prefer untuk Double D, walau tidak ada embos SNI nya :p

Bobotnya sendiri pun ringan hanya 1450 gram untuk size M. Tidak membuat leher pegal. Dan yang paling menonjol dibandingkan helm KBC V series adalah helm ini cukup baik untuk tingkat ventilasi udaranya. Adem yang pasti.

Lubang ventilasi ini terdapat di 3 titik: 1 di bagian bawah visor, 2 dibagian atas visor, dan 2 di bagian belakang.

20130811_223514
20130811_223504 20130811_223537Lubang ventilasi

Ventilasi bagian depan (atas visor maupun bawah visor) memang mengalirkan aliran udara saat berkendara. Sangat terasa sekali, terutama di bagian atas kepala seperti mendapat tiupan angin. Untuk ventilasi di bagian belakang, diclaim berfungsi untuk mengeluarkan udara panas yang berada di dalam helm.

Ya overall untuk harga yang 3-4x lipat dari helm KBC memang performa yang ditawarkan tidak mengecewakan. Namun tetap saja prefer harus selalu dibawa saat parkir di mall. Kalau ilang kan nyesek juga ehehe. Sekian dulu πŸ˜€20130811_223027 20130811_223012

Advertisements

12 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s