Membangun Aqurarium Sederhana di Rumah

Halo gans. Malam malam begini lagi iseng di depan meja, gak ada kerjaan sih, tapi lagi santai aja memandangi aquarium air tawar yang bikin hati tentrem. Kalau boleh jujur, set aquarium ini yang selalu menemani saya saat meremote kerjaan di kantor hahaha.

kondisi aquarium malam ini

kondisi aquarium malam ini

Ya special thanks untuk kakak ipar yang telah menghibahkan aquariumnya yang tidak terpakai kepada saya :D. Awalnya, saya berencana untuk membangun aquascape aquarium. “Apaan tuh om aquascape?” itu lho aquarium yang isinya ada taneman taneman idupnya dalam kesatuan yang terpadu. Tapi setelah ditinjau kok ribet amat dan mehong ya. Karena budget pas pasan, berikut tips membangun aquarium sederhana untuk di rumah:

Pertama: Tentukan Budget

Singkat kata, kalau mau bangun aquarium di rumah, kita harus memperkirakan budgetnya seberapa. Paling simple, buat beli aquariumnya misalnya yang 300an, filternya mau berapaan, dsb dsb. Hal ini penting, karena biar kita gak belanja ngalor ngidul gitu lho.

Kedua: Cari Aquarium Ideal (harga dan size)

Nah pertama tama kamu harus ngira ngira dulu nanti aquarium ini bakal diletakin dimana. Misal di meja belajar anak. Kira kira makan tempat brp gede ya? misalnya 60cm panjangnya dan lebarnya, 30cm tinggi bebas. Lanjut deh tentuin budget untuk aquariumnya, misalnya gak mau yang mahal mahal dan langsung jadi ga ribet cari yang merk GEX. Kisaran harga bervariasi sih tergantung ukuran.Image0178saya rasa sih kalau budget <300rb masih bisa dapet yang ukuran 65 literan ya. Dan ingat, jangan beli di mall ya, soalnya pasti mehong 😛 lebih baik searching dulu di internet patokan harga, lalu berburu deh ke pasar tradisional, misalnya pasar jatinegara.

Ketiga: Cari Filter & Aerator

Filter aquarium berfungsi untuk menjaga kejernihan air. Nah untuk filter ada berbagai macam filter aquarium yang dijual. Ada yang modelnya di atas memanjang, ada juga yang bentuknya pompa celup. Namun saya lebih suka model waterfall atau hang on, karena bentuknya yang compact, dan jadi ada aliran waterfall di aquarium saya.

filter hang on

filter hang on

Yang perlu diperhatikan adalah jumlah debit air yang bisa difilter, biasanya di packing nya sih dijelaskan. Sesuaikan dengan jumlah air yang mampu ditampung oleh aquarium misal 450L/hour untuk ukuran aquarium 65 liter sih cukup. Selain itu pastikan wattnya kecil, biar gak makan listrik banyak banyak. Maklum kan bakal dinyalain terus terusan. Biasanya filter hang on harganya agak mahal kira kira 70-100rban, untuk filter celup sih 40-50rban.

Selain itu kita perlu aerator, itu lho alat gelembung gelembung aquarium. Nah untuk aerator, pilih aja yang wattnya kecil, paling cm 1.5 watt, kisaran harga 15-30rban sih lengkap dengan selang dan batu gelembungnya. Tapi kalau gak mau pake aerator juga gapapa sih asal ikannya kuat.

Keempat: Cari Media Dasar (optional)

Nah ini sih tergantung, misalnya di aquariumnya cuma mau pasang ikan arwana satu ekor, kayanya sih gak perlu. Namun jika mau pasang ikan yang gerombolan, kayanya sih biar cakep, musti pakai pasir pasiran gitu buat di dasar aquariumnya. Cari yang murah murah aja, misalnya pasir Malang (warnanya hitam) atau pasir silika (warnanya putih) estimasi harga 3rb-5rb an sekantung. Belinya jangan cuma 1 kantung ya, kira kira aja butuh berapa banyak.

pasir malang...dari kaskus

pasir malang…dari kaskus

Oh ya sebaiknya pasir pasiran ini dicuci dahulu sebelum diletakan di aquarium, dan ada baiknya jangan langsung ditaro ikannya setelah pasirnya dituangkan ke dalam aquarium. Kuras dan diamkan 1 mingguan kira kira.

Kelima: Isi Air

Langsung diisi aja gitu, trus nyalain deh filter dan aeratornya. Diamkan 4-8jam biar stabil

Keenam: Isi Ikan & Biota Air lainnya

Nah kalau ini tinggal pilih deh aquariumnya mau dimasukin ikan apa. Ikan besar besar atau ikan kecil kecil? Yang pasti harus diperhatikan kombinasi jenis ikan yang dimasukan sesuai atau tidak, jangan sampai terjadi rantai makanan di dalamnya, alias makan memakan hehehe 😛 Kalau saya sih pilih ikan kecil kecil, seperti ikan neon, ikan guppy, ikan molly. Namun jeleknya kalau ikan kecil, ngisinya harus banyak biar joss…kelebihannya, makannya lebih murah, dan kotorannya tidak sebanyak ikan besar sih.

ikan kecil

ikan kecil

Ketujuh: Pasangi Lampu (optional)

Biar lebih keliatan, ada baiknya di aquarium dipasangi lampu. Sarannya sih cari saja yang LED, biar wattnya kecil. Dan Lampu LED ini bisa dipakai untuk fotosintesis tanaman.

Sekian dulu 😀 mudah mudahan om Buset dan om Qnqn juga mau ikutan bangun aquarium kekekeke

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s