DIY: Algae Turf Scrubber Sederhana – Part 1

Algae Turf Scrubber (ATS) merupakan salah satu metode penyaringan dalam aquarium. Maklum saja ekosistem di dalam aquarium perlu banget diperhatikan kualitas airnya. Unsur unsur tak terlihat, seperti phospate, nitrat, dan amonia jika berlebih akan membahayakan biota di dalam aquarium. Fungsi ATS ini adalah menciptakan environtment yang ditumbuhi algae untuk mengkonsumsi unsur unsur tak terlihat tersebut.

schema perakitan ATS
schema perakitan ATS

Konsepnya adalah kita harus memadukan antara cahaya, jaring jaring, dan turbulensi air dan udara di dalam suatu ruang tertutup. Sepertinya ribet ya dan harus niat banget bikinnya hahaha :P. Maklum saja karena saya orangnya pemalas, dan mau yang praktis praktis saja, akhirnya saya mencoba membuatnya dengan simple. Siapa tau kan bekerja.

Step 1: Cari wadah untuk ATS

Nah ATS yang saya ingin bangun rencananya akan berada diluar tank, agar tidak makan space di dalam aquarium saya sih. Paling logis adalah menggunakan hang on filter yang transparant, agar lamu dan kelistrikan nanti tidak mengganggu air yang ada.

filter hang on 703
filter hang on 703

Akhirnya pilihan dijatuhkan kepada filter hang on jebo 703, dikarenakan body nya yang semi transparant. Asumsinya cahaya dari luar body bisa masuk kedalam. Selain itu sudah dilengkapi pompa, untuk turbulensi air dan udara harusnya sih bisa terjawab ya. Plus media filter untuk tempat algae tumbuh pun tampaknya sudah mumpuni menggunakan filter standar untuk Jebo hang on 703 ini.

Step 2: Lighting lighting

Berhubung saya punya emergency lamp yang rusak dan tidak terpakai, saya coba utak utik pencahayaan menggunakan led emergency lamp itu. Dengan asumsi 6500K jenis cahayanya. Sebenarnya ini lebih cocok ke algae air tawar ya. Tapi coba dulu saja ah

pakai led ini sementara
pakai led ini sementara

Ya memang lampu tersebut dibongkar dan ditempelkan di luar filter hangonnya, hanya diambil pcb led nya saja. Untuk source daya saya gunakan bekas charger handphone lama hehe

filter + led di luar
filter + led di luar

tampilannya seperti foto di atas.

Nah setelah kedua step diatas dilakukan, selanjutnya adalah memasang filter untuk tempat tumbuhnya algae

filter masih polos
filter masih polos

dan tinggal ditunggu saja perkembangannya 1 bulan kemudian, dengan catatan, lampu tidak boleh dimatikan ya 24 jam

panen 1 bulan
panen 1 bulan

setelah sebulan, hasil panen algaenya adalah seperti ini. Lumayan juga…ya 😀 Tapi masih ada yang bingung sih, kok algaenya modelnya jarum jarum gitu ya, bukan kaya lembaran lembaran kaya bule bule disana 😛

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s