Ganti Velg Mio M3 Biar Makin Gambot

Karena nungguin Yamaha Aerox yang sudah kelamaan launchingnya, akhirnya saya memutuskan untuk mengupgrade saja ban yamaha mio m3 saya yang memang kecil banget. Kenapa juga bannya didesain kecil banget ya. Untuk upgrade ban ini tentu saja harus diimbangi dengan penggantian velg. Maka dipilihlah velg chemco untuk menemani karet bundar nya.

velg chemco untuk mio m3

velg chemco untuk mio m3

Cukup dengan 850rb an belum termasuk ongkos kirim gojek via bukalapak, akhirnya saya tebus juga velg berwarna hitam ini. Ukuran velg depan 2.15 inch dan velg belakang 2.5 inch. Cukup lebar jauh dibanding standar bawaannya yang masih bermain di angka 1.6 inch

velg baru masih kinyis kinyis

velg baru masih kinyis kinyis

model palang Y

model palang Y

Velg belakang 2.5 inch lebar

Velg belakang 2.5 inch lebar

Untuk chemco ini model velgnya cabang Y, mirip kaya punya ninja fi. Selain velg diatas saya membeli juga kelengkapan lainnya, yaitu laher roda depan dan pentil ban model L, tahu sendiri kan kalo velg matic lebar tuh agak susah isi anginnya.

laher ori, spacer dan pentil angin L

laher ori, spacer dan pentil angin L

Untuk hal ini menghabiskan sekitar 50 rban untuk laher kiri kanan dan pentil seharga 15rb per pcs. Yuk langsung aja dipasang deh. Pemilihan ban depan menggunakan ukuran 90/80-14 dan ban belakang 100/80-14 hal ini merupakan hasil yang paling direkomendasikan untuk velg chemco ini.

pasang karet ban mizzle m66

pasang karet ban mizzle m66

Ban yang dipilih adalah mizzle m66 dengan harga 176rb, dan 155rb sudah merupakan harga diskon. Kenapa mizzle? Simple, suka aja kembangannya. Ban nya jadi terlihat bulet banget ya. Yuk ah tinggal dipasang deh ke si Mio M3.

Ban Belakang nya Gambot

Ban Belakang nya Gambot

Untuk pemasangan ban belakang tidak ada kendala serius, tinggal Plug and Play saja.

 jarak dengan box filter aman

jarak dengan box filter aman

Jarak dengan box filter masih cukup aman, masih tersisa 5-7mm

jarak dengan shock breaker aman

jarak dengan shock breaker aman

Jarak dengan shock breaker juga masih aman tidak saling bersentuhan. Mohon diabaikan foto motornya yg masih kotor ya.

harus coak spakbor sedikit

harus coak spakbor sedikit

Untuk ban depan agak sedikit trickky karena sudah pasti mentok dengan spakbornya. Alhasil harus dicoak deh bagian belakangnya dikit

penampilan dari depan

penampilan dari depan

Yowes selesai sudah. Tampilan si Mio M3 sekarang gak jadi cungkring lagi. Dan gak jadi upgrade ke Aerox 155 deh kalau beginimah. Walaupun demikian biaya modifikasi ini pastinya lebih mahal dibanding dengan langsung beli ke Mio Z lho, ya beda beberapa ratus ribu memang, karena walaupun selisih harganya 500rb an dibandin Mio M3 biasa, namun ban bawaan nya si Mio Z masih kalah besar dibanding ini. Sekian

Review Lampu LED RTD 3 Sisi di Mio M3

Selamat malam. Setelah 1 tahunan akhirnya lampu LED saya bermasalah dan harus diganti. Kebetulan saat baca baca blog yang dulu saya pernah post, dulu ada pembaca yang memberi tahu tipe lampu terbaru dari LED RTD yang disinyalir lebih terang dari led 6 sisi yang pernah saya post itu disini.

Led RTD 3 sisi M 02G tipe terbaru

Led RTD 3 sisi M 02G tipe terbaru

Langsung saja saya beli seharga 185rb rupiah di bukalapak.com. Memang sekilas watt yang dibutuhkan lebih besar. Asumsinya memang lebih terang.

perbandingan tipe led

perbandingan tipe led

Perbandingan fisik sih terlihat jelas bahwa lampu yang 3 sisi ini lebih slim, terdapat 2 buah led di satu sisi permukaannya, yang kotak dan yang bulat. Yang bulat itu warnanya merah saat menyala. Kenapa musti merah? Biar meriah kali ya

perbandingan fan

perbandingan fan

Untuk fan lampu di seri yang terbaru (led 3 sisi) lebih rapih dan tertutup. Sebelumnya (led 6 sisi) berbahan logam untuk casing fan nya, kalau yang baru sih full plastik.  Untuk pemasangan tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya (led 6 sisi), tinggal disesuaikan kabelnya, lalu diganti terminalnya ke kabel lampu yang baru. Kali ini saya foto jadi biar lebih jelas..socket-lampu terminal-lampu

Jangan lupa sambungan dibikin patent, untuk hal ini saya solder bagian kabel dengan terminal agar sambungannya kuat. Hal ini untuk mencegah kabel putus nyambung juga dengan terminal sih.

setelan lampu juga masih ada

setelan lampu juga masih ada

Oh ya, setelan lampu juga masih ada lho. Tapi untuk Mio M3 gak perlu disetel setel lagi, karena cahaya sudah fokus dengan setelan standardnya. Tinggal dipasang deh.tinggal-pasang dilihat-dari-depan

Tinggal ceplok saja ke rumah lampu. Kali ini per penahannya pun juga bisa terpasang. Untuk driver lednya karena lebih panjang dibanding sebelumnya, akhirnya saya lem saja menggunakan lem tembak biar paten

dilem tembak

dilem tembak

hasilnya seperti ini nih

tinggal dirakit aja

tinggal dirakit aja

Maklumin ya agak berantakan hehe. Setelah dirakit dan dites, terangnya memang lebih terang dibanding lampu led RTD 6 sisi. Gak nyesel deh masangnyawhatsapp-image-2016-08-13-at-7-23-34-pm whatsapp-image-2016-08-13-at-7-23-22-pm

sekian dulu ah

Pasang Cakram Lebar Mio M3

Selamat siang. Cuaca hari ini panas banget ya. Hari ini saya mau update mengenai hasil keisengan saya beberapa minggu lalu. Cakram lebar sebenarnya memang sudah banyak diaplikasikan di sepeda motor ber cc kecil sejak beberapa tahun lalu. Alasan “biar tampilan keren kaya moge”, “biar pengereman makin ciet” adalah lumrah untuk jajan cakram lebar 😛

cakram depan terkikis

cakram depan terkikis

Tapi kebetulan karena cakram depan saya mulai terkikis, mungkin memang saatnya untuk ganti cakram, sekalian aja cakram yang lebih besar hahaha. Tapi permasalahannya produk cakram besar khusus untuk Mio M3 yang pnp tampaknya belum dijual dipasaran. Alhasil saya mencoba dengan cakram lebar untuk Mio J yang notabene lubang dudukan baut cakramnya juga 3 lubang saja.

cakram lebar Mio J

cakram lebar Mio J

Merknya bermacam macam, namun jangan salah pilih ya. Cari yang brecketnya lebih mundur, karena kalo brecketnya kecil, kaliper gak bisa dipasang dengan benar nantinya. Ujung ujungnya kebeli dua deh.

brecketnya lebih mundur

brecketnya lebih mundur

“Brecketnya Mio J pnp memangnya dengan Mio M3 om?”, FYI tabung shock depan Mio J dan Mio M3 sama persis, namun kalipernya tampaknya berbeda. Oke lah kita tinggal copot aja disk brake lama dengan kunci L…. Kalau belum pernah dibuka, disarankan dibukanya di bengkel resmi saja, karena bautnya masih ada lemnya jadi susah dibuka

copot cakram lama

copot cakram lama

dan lansung saja pasang cakram baru ke velg nya beserta breket dll

terpasang

Cakram baru terpasang pnp

Nah jadi lebih keren tampilannya kan? Nextnya tinggal menyesuaikan kondisi kampas rem dllnya saja…

cakram lebar boleh juga

cakram lebar boleh juga

Pasang Charger HP di Mio M3

Selamat pagi, selamat beraktifitas. Kebetulan hari Sabtu lalu, load kerjaan saya tidak terlalu banyak, minim aktifitas juga sehari hari, sehingga saya memutuskan untuk meyibukan diri 😀 . Ada beberapa part belanjaan saya tahun lalu rupanya belum pernah saya utak utik. Ya kita sebut saja charger handphone model USB yang katanya waterproof ini.

charger handphone 40-50rb an

charger handphone 40-50rb an

Dulu saya membelinya kisaran harga 40rb-50rban deh kalau tidak salah. Diaplikasi dimana ya? Di kendaraan tempur aja ah, si Mio M3 item. Yuk mari bongkar.

si mio mau dibongkar

si mio mau dibongkar

Pembokaran dilakukan disektor lampu depan, dengan asumsi bahwa sumber kelistrikan diambil dari kabel lampu kecil. Peletakan charger handphone ini akan diletakan di dek sebelah kanan.

rencana peletakan charger handphone

rencana peletakan charger handphone

Setelah dibongkar bagian lampu depannya, kita hanya perlu ngurut kabel aja sih. Untuk kabel positif (merah) akan disambungkan dengan kabel lampu kecil (warna biru) di soket lampu depan.

sambungkan dengan kabel biru lampu depan

sambungkan dengan kabel biru lampu depan

Jangan lupa untuk membuat sambungan yang solid dan tidak mudah copot ya. Setelah itu tutup kembali sambungan  dengan solatip kabel. Yang rapih ya biar gak gampang kemasukan air. Untuk kabel negatif (hitam) tinggal disambungkan ke body motor saja. Kali ini saya taro di baut pengikat body.

kabel negatif di baut

kabel negatif di baut

Pastikan untuk pengencangan bautnya tidak kendor. Hal ini agar tidak gampang copot sih. Nextnya tinggal ditest apakah nyala dan berfungsi dengan baik?

kalau nyala dia kedip

kalau nyala dia kedip

yo wes tinggal ditempelkan saja dengan double tape bawaannya biar paten nempelnya. Sekarang kalau saya kehabisan baterai saat berkendara, saya bisa melakukan charging di jalan. Tentunya perlu membawa kabel USB dan tinggal disambungkan saja ke charger tersebut. Lumayan kalau lembur tapi lupa charge handphone 😀

Mio M3 Mogok Mendadak :(

Pagi ini apes. Motor Mio M3 ane mendadak mogok di jalan manggarai. Gejalanya sih simple, tiba tiba hilang aja gas nya. Maknyus  dah 😦

dimensi ga terlalu kecil

Ni motor habis mogok 😛

Apa ya kira kira, berabe juga mana bengkel resmi jauh. Oke jangan panik. Cek satu satu deh.

  1. Cek Bensin –>Tinggal dilihat aja sih, dan ternyata kondisi penuh
  2. Cek Pompa Bensin –> Caranya matikan stop kontak, lalu buka jok, dan dekatkan telinga ke tangki motor, lalu putar kontak ke ON lagi. Kalau bunyi “Ngiiik” brarti normal, dan kondisi normal
  3. Cek Injector –> anggep aja injectornya gak masalah, gak tau sih ngeceknya gimana 😛
  4. Cek Accu & coba reset ECU ala abal abal–> lampu rem nyala normal kok, stater juga masih joss…. oke coba kendorin dulu akinya 10 detik lalu pasang lagi, eh gak ngefek juga gan.
  5. Cek Busi & Pengapian –> nah ini musti bongkar sedikit body di tengah. Copot 3 baut cacing di bawah jok dan di dek bawah, lalu copot. Copot kepala businya dan businya lalu pasang kembali kepala busi ke busi dengan menempelkan ujung businya ke head, dan di starter. Ada percikan apinya gak? –>ada kokIMG_20150714_20360920131107-cek-busi
  6. Cek kompresi –> pasang kembali busi lalu coba stater menggunakan kick stater, enteng apa nggak. Kalau enteng berarti ada yang salah dengan kompresinya –> Nah kok enteng bener ya

Oke Confirm, suspect awalnya adalah kompresi hilang. “Kok bisa om?” kebetulan untuk motor motor jaman sekarang pasti ada komponen dekompresi yang berfungsi untuk memudahkan proses starter. Kemungkinan besar part ini malfunction. Kayanya sih lokasinya menyatu dengan camshaft. “Jadi gimana dong?”

ilustrasi

ilustrasi

Special thanks untuk bapak bapak bengkel di depan stasiun manggarai sonoan dikit (500m) yang uda bantu tadi. Jadi triknya adalah, copot dulu businya, lalu diberi oli sedikit (dikasi sama bapak bapak bengkel tadi) di ruang bakar. Lalu pompa kembali piston dengan cara menggunakan kickstater sambil menutup lubang businya dengan jari. Kondisi kontak mati ya biar aman gak kesetrum busi. Kalau sudah meletup blup blup tandanya kompresi sudah normal kembali. Okey mari kita rakit lagi. dan viola 2 kali starter nyala deh.

Huasem….. bikin telat ngantor ajah 😀

Terima kasih bapak bapak bengkel tadi, maaf merepotkan

Review Lampu Led RTD 6 Sisi di Mio M3

Halo, siang ini panas banget. Iseng ah ngebahas soal lampu LED di headlamp. Semenjak kemunculan motor motor baru yang sudah menggunakan LED di headlampnya, pasti banyak juga orang orang yang ingin pakai lampu LED di motor lamanya. Simple aja alasannya, hemat listrik, lebih terang, dll dll. Ya kalo kepengen kan boleh dong, tapi gak perlu beli motor baru dulu kan? Nah sebenarnya sudah ada lampu lampu LED yang beredar dipasaran. Salah satu yang agak ngetrend adalah lampu Led RTD

lampu LED RTD 6 sisi

lampu LED RTD 6 sisi

“Mahal gak om?” harga pasaran kisaran 170-230rb, tergantung sellernya ngambil margin untung berapa. Saya mendapatkannya di harga 177rb saja.

isi kelengkapan

lampu + driver

Lampu ini panjangnya sekitar 8cman, dilengkapi dengan driver kelistrikannya. Oh ya installasi ini wajib menggunakan listrik arus DC ya. Ciri khas dari kelistrikan DC, ya lampu tidak bergantung pada putaran mesin.

isi paket

isi paket

Kelengkapan lainnya adalah dudukan untuk H4 dan dudukan lainnya entah itu soket apa, dan juga ada per. Fungsi per kayanya sih buat diletakan dimika reflektor untuk penguncian led ini lebih mantab.

pemasangan

pemasangan

Langsung aja copot lampu bohlam yang terpasang, dan rakit lagi seperti semula. Oh ya patut diperhatikan, kalau lampu ini agak keset dan susah masuk. Jadi musti diakalin dikit untuk mengamplas body lampunya. Tenang aja walau warnanya chrome, tapi bahannya plastik kok. Dan juga patut diingat bahwa gak semua reflektor bisa digunakan, pasalnya lampu agak menonjol kebelakang kira kira 2.5cm. Kalau lampunya di stang motor, kayanya musti dicek deh mentok sama spidometer apa ngga.

terpasang

terpasang

Setelah terpasang jangan lupa cek posisi lampunya, miring apa nggak. Kalau miring ya ditegakkan. lalu kabel kabel sambungkan seperti biasa, ada legendnya kok. kabel massa ke kabel massa motor, kabel lampu jauh ke lampu jauh dst.Oh ya jangan lupa, karena si Mio M3 ini sudah memakai soket soketan untuk perkabelannya, kalau mau rapih sih lebih baik beli skun terminal tembaga kecil untuk menggantikan asli standarnya.

yang kecil, lakinya ajah

yang kecil, lakinya ajah

Paling beli di toko elektronik 3 biji gak sampai 5 ribu, beli yang lakinya aja. Nanti soket kabel bawaan di lampu diganti dengan soket kecil ini. Trus yang originalnya dicopot deh pakai obeng kecil, dia ada clip nya. trus tinggal pasang deh.

“Sinarnya gimana om?”

lampu dekat

lampu dekat

Untuk kondisi gelap malam sih dasyat terangnya, warna putih tapi terang. Estimasi 3000 lumens

lampu jauh

lampu jauh

untuk lampu jauh tidak terlalu beda jauh, cuma memang lebih lebar, lebih jauh. Saat mode lampu jauh ini, seluruh led menyala. Sedangkan dalam mode lampu dekat, hanya 3 led atas yang menyala. Overall boleh juga ni lampu 😀

 

Tambah Akselerasi Yamaha Mio M3 125 part 2

“Gimana om, puas gak ganti roller motor Mio M3 nya?” jujur sih kurang puas. Karena e karena ada beberapa hal yang dikorbankan. Untuk tarikan awal memang membaik, namun tarikan menengah keatas memble 😛 Walaupun sebenarnya sudah dapat dikoreksi dengan pemakaian bensin Shell VPower sih. Tapi rasanya tuh gak nampol.

IMG_20150912_083523_HDR

Next step yang bisa dilakukan adalah mengganit per cvt Mio M3 dengan per racing. Mau cari versi racingnya si Mio M3 125 ini tampaknya belum ada dipasaran. Jadi harus disubstitusikan dengan per Honda Vario 125. Kebetulan diameternya sama. Namun perlu diperhatikan panjangnya 2.5cm lebih tinggi dibanding standarnya.

IMG_20150912_083335_HDRCari di dekat rumah adanya per CLD Vario 1000rpm. Itu aja udah keras banget cuy. Jadi sarannya kalau buat harian mending yang 1000rpm. Dipasang langsung plek aja. Kalau diperhatikan lebih detail, walau lebih panjang, namun ulir untuk per CLD Vario ini lebih sedikit. Alhasil kalo tertekan lebih masuk kedalem nih.

cvt system Mio M3 125

cvt system Mio M3 125

Hasilnya gimana? Motor tarikannya sih memang lebih berat (ngeden) dari sebelumnya. Awalnya agak kecewa sih, tapi memang lansung hentak dari rpm bawah. Lampu eco indicator juga mentok di 50kph. Jadi lebih boros dong? Ngga juga sih, karena kalau stop n go ya masih eco indicator juga. Tapi yang wow itu adalah topspeednya naik. Baru kali ini ni motor bisa dibawa 100kph dengan cepat. Walau begitu perlu rpm agak tinggi sih untuk mencapai kecepatan segitu, kira kira 1/2 lebih dikit bukaan grip gas lah.